Jumat, 06 Mei 2011

Maslow's_Hierarchy_of_Needs



Interpretasi dari Hirarki Kebutuhan Maslow yang direpresentasikan dalam bentuk piramida dengan kebutuhan yang lebih mendasar ada di bagian paling bawah.
Maslow menggunakan piramida sebagai peraga untuk memvisualisasi gagasannya mengenai teori hirarki kebutuhan. Menurut Maslow, manusiatermotivasi untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidupnya. Kebutuhan-kebutuhan tersebut memiliki tingkatan atau hirarki, mulai dari yang paling rendah (bersifat dasar/fisiologis) sampai yang paling tinggi (aktualisasi diri). Adapun hirarki kebutuhan tersebut adalah sebagai berikut :
1. Kebutuhan Fisiologis atau dasar. Contohnya adalah : Sandang / pakaian, pangan / makanan, papan /rumah, dan kebutuhan biologis seperti buang air besar, buang air kecil, bernafas, dan lain sebagainya.
2. Kebutuhan Keamanan dan Keselamatan. Contoh seperti bebas dari penjajahan, bebas dari ancaman, bebas dari rasa sakit, bebas dari teror, dan lain sebagainya
3. Kebutuhan Sosial. Misalnya adalah : memiliki teman, memiliki keluarga, kebutuhan cinta dari lawan jenis, dan lain-lain.
4. Kebutuhan Penghargaan. Contoh pujian, piagam, tanda jasa, hadiah dan banyak lagi yang lainnya.
5. Kebutuhan Aktualisasi diri. Aktualisasi diri adalah kebutuhan dan keinginan untuk bertindak sesuka hati sesuai dengan bakat dan minatnya.
sepakat.sepakat.
Tapi, kalo harus dihierarkikan kayanya gak pas juga. karena kan disetiap masa nya kebutuhan-kebutuhan itu saling melengkapi dan tidak harus hierarki. Banyak juga

Misalnya, Sebagaimana yang telah disepakati oleh semua orang, bahwa manusia itu adalah makhluq sosial, seorang bayi sangat membutuhkan hubungan baik dengan kedua orang tuanya sebelum dia mendapatkan apa-apa. Tanpa adanya mawaddah dan rahmah sang bayi mungkin tidak akan disusui. Itu apa artinya ? yakni bahwa kebutuhan sosial bisa saja mendahului kebutuhan akan makan dan minum sesorang. Dalam hal ini mungkin Maslow beranggapan bahwa, manusia lahir ke dunia, terus tumbuh dan berkembang, kemudian dia memasuki jaringan sosial. Pada hal seorang individu semenjak konsepsi dia sudah berada dalam naungan sistem sosial dan sistem keamanan. Itu artinya kebutuhan sosial mendahului kebutuhan lainnya.

Secara logika teori kelima kebutuhan yang dikemukan oleh Maslow tersebut sangat betul. Akan tetapi dalam realitas yang kita temui dalam kehidupan masyarakat tidaklah seperti piramida tersebutadanya. Dalam kehidupan keseharian siapa saja orangnya, sebagai contoh kebutuhan akan keamanan dan keselamatan selalu saja berbarengan dengan kebutuhan lainnya. Tidak mungkin seseorang akan makan sesuatu kalau tidak mengandung ketentuan “aman” dan atau “baik”. Atau seorang ibu tidak akan memberikan makan kepada bayinya kalau tidak dalam kondisi dansituasi aman. Orang akan menempuh jalan-jalan yang aman untukmenghilangkan rasa lapar dan haus. 
Dengan demikian kebutuhan manusia akan sulit kalau dikelompokan berdasakan hirakhisnya ataupun berdasarkan urutan fungsi dari kebutuha itu. Hanya mungkin dapat dikelompokan berdasarkan jenis objek materianya. Apalagi secara transendental dapat saja membingungkan Maslow sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar